Sejarah Pacaran

Dulu, dalam tradisi Melayu..

Ketika seorang Pemuda jatuh hati pada seorang Gadis, pada Bulan Purnama ia pergi kerumah Gadis itu, tapi ngk masuk, melainkan ia pergi ke bawah jendela kamar si Gadis.

Di bawah jendela itu, Pemuda itu memainkan serulingnya dengan Merdu, juga bersya’ir dg kata-kata nan Indah, dg kencang agar orang tua si gadis juga mendengar

Alhasil, Pemuda tersebut dipanggil Ayah si Gadis, lalu ia ditanya keseriusan nya, jauhi atau menikah.
Bila benar serius maka, Pemuda dan Gadis ini di pisahkan selama 40 hari, sembari di olesi daun “Pacar” pada tangannya.

Nah, dalam 40 hari itu..
Pemuda, mempersiapkan biaya pernikahan, rumah, dan segala kebutuhan untuk berumah tangga
Gadis, di beri pendidikan bagaimana berumah tangga oleh ibunya, bagaimana masak, merawat rumah, merawat suami, dan anak.

Ketika tanda daun Pacar nya sudah hilang selama 40 hari keduanya pun di nikahkan.

(sumber: dari instagram @tausyiahku)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s